Tenggat waktu pengiriman extended abstract untuk mengikuti BRIN-LDE Academy diperpanjang hingga 14 Agustus 2022.
The recent COVID-19 outbreak has acted as a tipping-point, reminding us all of the pivotal role played by cities and their strategic position in an era of increasing uncertainty and complexity. That said, cities are not only the locus where the multiple impacts of COVID-19 have been most severe, but they also increasingly have become a fertile ground for a multitude of interventions that can be (re)configured and deployed to achieve a more sustainable future. One important lesson gleaned from this global pandemic is that cities with more sustainable and resilience capacities (no matter how these concepts are defined) have handled the crisis much better, so far.
Gema pergerakan perempuan dalam kancah internasional makin terdengar gaungnya pasca Konferensi Asia-Afrika pada 1955. Dalam Konferensi Solidaritas Asia-Afrika 1957 di Kairo, yang pertama kali membahas isu-isu perempuan, adalah Maria Ulfah Santoso yang ditunjuk sebagai ketua delegasi Indonesia.
Di dalam struktur pemerintahan Jawa, seorang abdi raja pastilah memiliki status dwitunggal. Di satu sisi, para punggawa mengabdi kepada penguasa. Di sisi lain, mereka adalah hakim yang patuh kepada hukum yang berlaku. Menurut Soemarsaid Moertono dalam Negara dan Kekuasaan di Jawa (2017), sarjana Indonesia yang mengungkap peran dwitunggal dari pegawai raja itu bernama R. M. Soeripto, seorang ahli hukum adat alumnus Universitas Leiden, Belanda.
Wawancara dengan Dr. R. Hendrian, M.Sc.
Berhadiah tunai senilai total 1.000 Euro (seribu euro) untuk 3 video terbaik dan 2 karya favorit.
Lugduno Batava Praesidium Libertatis adalah slogan Universitas Leiden dalam bahasa Latin yang kurang lebih bermakna "Leiden adalah bastion kebebasan". Universitas yang didirikan pada tahun 1575 ini adalah "tropi" yang diberikan oleh Willem van Oranye karena jasa masyarakat Leiden membebaskan kota tersebut dari pendudukan Spanyol.
Situasi dunia sedang mengkhawatirkan. Di tengah terpaan berita-berita kurang baik, Anda menerima sebuah email yang selama ini dinantikan. Di pembuka email itu tertulis: "Selamat, Anda diterima di Universitas Leiden!"
On Thursday 24 June HE Mr Mayerfas and Cultural Attache Mr Din Wahid visited Leiden University to meet with President Annetje Ottow.
Academic Prepartion program has been designed to give special attention to academic English skills and the Dutch learning and teaching methods through participating, sharing and simulation sessions by Dutch and English native lecturers from ETC partner Universities. A total of 30 hours of intensive sessions spread over five days, taught in English, forms the basis for a strong understanding of the Dutch Educations enviroment.